Langsung ke konten utama

DEMI ZODE HILAPOK DI RUTAN POLDA PAPUA

 MALVIN YOBE SIAP MENJADI JAMINAN DEMI ZODE HILAPOK DI RUTAN POLDA PAPUA.

Doc: ZODE HILAPOK
Sumber:admin 

Sungguh Zode Hilapok di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kepolisian Daerah (Polda) Papua tidak baik-baik saja. Dia sakit dan menderita parah. Saat ini dia butuh pengobatan intensif di Rumah Sakit.

Malvin Yobe juga sakit, menderita paru-paru, Tuberkulosis (TB). Tetapi yang lebih parah adalah Zode Hilapok. Dia benar-benar butuh pertolongan dan perhatian khusus untuk menjalani pemeriksaan.

Saat ini kondisi Zode Hilapok tidak stabil. Mukanya pucat sekali. Berat badannya turun secara drastis. Buang air besar dengan campuran darah dan nanah. 

Badanya lemas, tidak kuat berdiri, jalan dan ingin tidur terus. Sampai giginya sakit. Dia tidak bisa tidur baik dalam Rutan Polda Papua yang tidak ada tempat sirkulasi udara itu.

Kemarin lalu, Kamis, 16 Desember 2021, dia ke toilet untuk buang air. Dia kira bisa jalan sendiri dan kuat. Tapi sampai di depan kamar mandi, dia jatuh pingsan sampai tidak sadarkan diri selama 1 jam lebih.

Untung ada tahanan lain dari anak-anak PNG di dalam. Mereka lihat langsung tolong tahan dia, angkat dia dan baringkan dia di tempat dimana Malvin Yobe dkk menjalani proses hukum.

Malvin dkk tidak mengeluh, dan tidak juga mengharapkan belas kasihan. Karena mereka tahu dan sadar akan konsekuensi yang harus mereka lakukan dan tanggung.

Malvin katakan bahwa mereka laki-laki. Laki-laki yang mengibarkan bendera "Bintang Fajar" pada 1 Desember 2021 untuk memperingati hari kemerdekaan West Papua ke-60. Jadi, siap bertanggung jawab secara moril dan hukum dalam peradilan Indonesia.

Tetapi dia hanya minta kepada pihak berwenang agar kesehatan dan keselamatan dirinya, terutama Zode Hilapok lebih diprioritaskan. Karena itu berhubungan dengan nyawa dan untuk saat ini Zode membutuhkan keselamatan demi nyawanya.

Mereka minta agar penyidik membuka akses pelayanan kesehatan bagi Zode Hilapok.

Sebelumnya, Zode sudah beritahu kepada penyidik kondisi kesehatannya yang semakin memburuk, akan tetapi hingga saat ini dia belum mendapat pelayanan kesehatan sebagaimana dia harus mendapatkan sesuai dengan haknya sebagai manusia dan warga negara.

Malvin bilang dirinya dan/atau bersama rekan-rekannya siap menjadi jaminan demi kesehatan dan keselamatan Zode Hilapok. Sebab kalau tidak–tidak tertolong cepat, maka nyawa dia, Zode Hilapok makin terancam hingga bisa saja menimbulkan "kematian" baginya di Rutan Polda Papua.


Mohon doa, dukungan, dan solidaritas.

Jayapura, 18 Desember 2021.

Hormat 🙏🙏

Post by Soleman Itlay

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUKUM INDONESIA TAK BERLAKU DI PAPUA

Hukum Indonesia Tak Berlaku Di Papua Doc: suara berengga agi               Bangsa adalah penjajah, bangsa tidak berdiri sendiri, bangsa berdiri karena tanah, hutan, dan manusia, namun secara objektif dan realita hari ini tidak ada apa-apanya di mata bangsa, manusia dicap sebagai binatang buas yang berkeliaran di bumi , hingga negara Indonesia dengan kekuatan militer menguasai setiap wilayah di seluruh tanah Papua. Tujuannya adalah untuk membuka diri terhadap imperialisme, kapitalisme, kolonialisme untuk menguasai sumber daya alam. Akibatnya rakyat bertindak untuk melindungi kekayaan alamnya, namun negara diperintahkan untuk mengintimidasi, mengkriminalisasi, menjajah, memenjarakan dan membunuh pasukan yang menentang sistem kolonial. Hal ini tidak adil karena setiap orang memiliki hak untuk menyatakan pendapatnya di depan umum, namun sampai saat ini undang-undang dasar 1945 pasal 28A - 28J Tetang Hak Asasi Manusia ( HAM ), itu sendiri tidak ...

Usai Dibebaskan Jefri Wenda mengatakan "Kita akan terus berjuang hingga Titik Darah Penghabisan"

Doc: Jefri Wenda Dkk Sumber: Pribadi  Setelah  dibebaskan  7 Tahanan  jefri Wenda  dengan kawan-kawannya pada 12 mei 2022 waktu west papua . juru bicara petisi rakyat papua (PRP) Jefri Wenda  dalam akun halaman  facebook  mengucapkan  terima kasih kepada  semua rakyat papua dan organisasi  perjuangan  yang  turut  mendukung  aksi 10 mei 2022 yang lalu. berikut  penyampaian  ucapkan  terima kasih  oleh jefri wenda "Secara pribadi saya ucapkan banyak trimakasih kepada seluruh kawan-kawan pelopor, pimpinan organisasi serta individu lainya yang terlibat aktif dalam mobilisasi aksi Nasional pada 10 Mei 2022 diseluruh Papua maupun luar Papua". Ia juga  [JW] ucapkan banyak terimakasih saya kepada pihak Pendamping Hukum (Koalisi penegakan hukum dan HAM di Papua) yang telah aktif dalam kegagalan jalanya aksi 10 Mei 2022. Ucapkan banyak terimakasih juga kepada seluruh rakyat Papua yang sadar akan p...

KNPB TOLAK AKSI MENDUKUNG LUKAS ENEMBE 20 SEPTEMBER 2022

Famplet  Sumber :KNPB  Himbauan Umum KNPB  Komite Nasional  Papua Barat (KNPB) mengeluarkan  himbauan Terkait rencana aksi demo Damai yang akan dilakukan pada tanggal 20 September 2022 oleh kelompok pendukung Lukas Enembe di Jayapura. Untuk itu kami Badan Pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat BPP-KNPB Himbauan Umum  Pengurus KNPB Pusat, Pengurus KNPB wilayah sorong sampai, penggurus KNPB Konsulat serta seluruh anggota KNPB sorong sampai merauke.( Ujar Ones  Suhuniap). Pihaknya "KNPB secara Organisasi menghimau kepada pengurus KNPB wilayah pengurus KNPB Pusat dan seluruh anggota KNPB  tidak ikut terlibat dalam aksi demo Damai dilakukan oleh kelopok ooportunis mendukung Lukas Enembe". Sambungnya "Kepada pengurus KNPB dan anggota memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan penyadaran kepada rakyat Papua agar  rakyat tidak boleh menjadi  korban kepentingan kaum borjuis" Hal ini di sampaikan lewat facebook  pada 18 september...

Pemerintah Indonesia Berbicara Myanmar dan Palestina Sambil Mengabaikan genoside di Papua Barat

  Retno Marsudi Kementrian luar negeri Presiden Sementara:  Pemungutan suara PBB di Indonesia mengungkap kemunafikannya di Papua Barat 24 Mei 2021 dalam Pernyataan Pemerintah Indonesia berbicara tentang Myanmar dan Palestina sambil memberikan suara untuk mengabaikan genosida dan pembersihan etnis di PBB. Kami berterima kasih kepada para pemimpin Indonesia yang menunjukkan solidaritas dengan penderitaan rakyat Palestina dan Myanmar, tetapi Indonesia berusaha keras untuk menutupi kejahatannya sendiri terhadap kemanusiaan di Papua Barat. Pada Sidang Umum PBB minggu lalu, Indonesia menentang mayoritas komunitas internasional dan bergabung dengan Korea Utara, Rusia dan China dalam menolak resolusi tentang 'pencegahan genosida, kejahatan perang, pembersihan etnis dan kejahatan terhadap kemanusiaan'. Sementara Menteri Luar Negeri Indonesia mengklaim 'memperjuangkan kemanusiaan', kenyataannya sebaliknya: mereka melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan di Papua Barat dan mencoba...