Langsung ke konten utama

Diskusi bersama AMP KK Surabaya "New York agreement 15 Agustus 1962 ILEGAL"

 

Hampir semua lembaran fakta sejarah penting di West Papua berkaitan dengan perundingan tanpa partisipasi orang West Papua selaku tuan tanah. Itulah yang kemudian, termasuk New York Agreement, yang pantas disebut juga sebagai salah satu bentuk perjanjian tanpa tuan.
Kesemuanya, lebih cocok disebut kesepakatan rahasia antara pencuri dengan pencuri, penjahat dengan penjahat, penghianat dengan pengkhianat, perusak dengan perusak, penjajah dengan penjajah, kolonial dengan kapitalis dan imperialis.

Kesepakatan rahasia ini hampir semua melibatkan peran Amerika Serikat, kolonial Indonesia, dan Belanda. Mereka melakukan semua siasat itu secara diam-diam. Tanpa mempertimbangkan hak-hak dasar, apalagi nasib dan masa depan orang West Papua selaku tuan tanah.

Karena digelar di markas besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), 58 tahun yang lalu, maka disebut New York Agreement. Kolonial Belanda dan Indonesia meneken nota kesepahaman rahasia itu dalam kontrol imperialis AS.

Negara imperialis AS saat itu memiliki kekuatan militer yang luar biasa dan permainan intelijen (CIA) yang sulit diterabas oleh orang West Papua. Keduanya meneken perjanjian tanpa tuan itu dalam sayap kekuatan dan kepentingan ekonomi AS.

Mereka memilih dan mengikat kesepakatan rahasia di AS dengan pertimbangan kurang lebih sebagai berikut:

Pertama, menghindari peran orang West Papua, selaku tuan tanah. Kalau melibatkan mereka (orang West Papua) nanti ribut, diprotes dan ditolak, dipersulit dan itu menghambat kepentingan terselubung (ekonomi) lainnya. Untuk menghindari kemungkinan itu, mereka mengesahkan perjanjian itu di sana;

Kedua, mempersulit akses bagi orang West Papua. Alasan terselubungnya adalah keamanan, ketertiban, dan kedamaian.
Ketiga, karena menganggap orang West Papua tidak mampu dan bahaya. Untuk menghindari pandangan diskriminasi rasial itu jugalah yang membuat mereka harus dan terpaksa mengesahkan New York Agreement di luar negeri (AS).

Doc: undangan famlet


Komentar


  1. kewajiban Negara indonesia berfokus hak asasi manusia dalam Tugas dan tanggung jawab oleh bernegara dan berbangsa untuk mementingkan kemanusiaan sesama manusia,selama bernaung dgn indonesia tak berwarnai kesejaktraan hidup baik bersama orang papua,orang papua tidak aman hidup bersama negara indonesia sebab tidak keadilan dan kemanusiaan maka orang papua harus terpisa dari negara NKRI.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih bung.

      Itu sangat benar hormat.

      Slam Pembebasan nasional Bangsa West Papua

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Judul Buku Yang Harus Baca Oleh Semua Aktivis Mahasiswa Papua

  Doc Pdt.Dr.Benny Giyai Daftar judul buku buku yg wajib baca oleh semua  aktivis yaitu : 1) Aksi massa ; Tan Malaka. 2) Strategi gerilyawan : Che Guevara. 3) Pendidikan kaum tertindas : Paulo Ferreira. 4) Rosa Luxemburg demokrasi dan sosialisme : Dede Mulyanto. 5) Revolusi Catalonia. 6) Gerakan Rakyat Mozambik :  7) Manifesto komunis : Karl Marx. 8) Negara dan bangsa : Lenin. 9) Tesis organisasi : Lenin. 10) apa yg di perjuangkan sosialisme . 11) Ideologi Jerman : Karl Marx. 12)  geneologi kapitalisme : Dede Mulyanto. 13) Dascapital 1,2,3. 14) partai kiri luas atau partai revolusioner. 15) ekonomi revolusi :  Che Guevara 16) Sejarah gerakan mahasiswa Papua : teori dan praktek ,Yason ngelia . 17)  kitorang se ajang setengah binatang : Filep karma. 18) Papua bukan tanah kosong. 19)  manifesto komite nasional Papua . 20)  konsep dasar  kepemimpinan maotzung : Membangun China modern. 21.Buku Socratez Sofyan Yoman cetakan pertama sampai terakhir....

TUGAS SKRIPSI BESAR UNTUK MAHASISWA PAPUA

Doc:-Ilustrasi Sumber: pribadi TUGAS SKRIPSI BESAR UNTUK MAHASISWA PAPUA Pengertian umum mahasiswa mahasiswa terbentuk dari kata maha dan siswa. Asal kata maha berasal dari bahasa Sansekerta dengan arti , yaitu 'sangat', 'besar', atau 'mulia'. Sedangkan kata siswa — "orang yang sedang belajar atau sekolah" dengan demikian mahaiswa adalah seorang mulia, besar tahu karena ia adalah orang terpelajar. Menurut AGENT OF CHANGE Mahasiswa juga bertindak sebagai penggerak yang mengajak seluruh masyarakat untuk dapat bergerak dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi, dengan pertimbangan berbagai ilmu, gagasan, serta pengetahuan yang mereka miliki. Bukan waktunnya lagi sebagai mahasiswa hanya diam dan juga tidak peduli dengan permasalahan banggsa dan juga negarannya, karena dipundak merekalah (mahasiswa) titik kebangkitan suatu negara atau bangsa diletakan. Sementara menurut MORAL FORCE Mahasiswa memiliki tingkat pendidikan yang paling tinggi, ...

Mobilisasi Rakyat Papua menuju Deklarasi "PERLAWANAN TANPA HENTI" terhadap Penguasa.

Sejak akhir bulan Februari hingga 3 juni, Ribuan rakyat turun kejalan-jalan hampir diseluruh wilayah Papua menolak kebijakan penjajah tentang; "cabut otsus, tolak pemekaran dan gelar referendum" sebagai solusi demokratis bagi penyelesaian akar persoalan di Papua.  Tuntutan rakyat Papua tidak direspon baik oleh jakarta, bahkan elit-elit politik di papua pun tutup telinga, tidak merespon tuntutan rakyat papua. Hal ini dapat kita lihat melalui beberapa sikap yang di tingkat elit di Papua:   Pertama, aspirasi rakyat yang diserahkan kepada DPRD, DPRP dan MRP hanya diteruskan kepada jakarta. Di lain sisi, Walaupun terdapat ruang dimana yang kita kenal dengan Rapat Dengar Pendapat Rapat umum (RDPU) antara Fraksi baik yang di DPRP maupun DPRD atau di melalui sidang Paripurna guna membahas aspirasi rakyat yang disampaikan, Namun, hal itu tidak dilakukan sama sekali.   Kedua, mobilisasi gerakan perlawanan rakyat yang semakin meningkat dan meluas di seluruh tanah Papua...