Langsung ke konten utama

Daftar Judul Buku Yang Harus Baca Oleh Semua Aktivis Mahasiswa Papua

 

Doc
Pdt.Dr.Benny Giyai

Daftar judul buku buku yg wajib baca oleh semua  aktivis yaitu :

1) Aksi massa ; Tan Malaka.

2) Strategi gerilyawan : Che Guevara.

3) Pendidikan kaum tertindas : Paulo Ferreira.

4) Rosa Luxemburg demokrasi dan sosialisme : Dede Mulyanto.

5) Revolusi Catalonia.

6) Gerakan Rakyat Mozambik : 

7) Manifesto komunis : Karl Marx.

8) Negara dan bangsa : Lenin.

9) Tesis organisasi : Lenin.

10) apa yg di perjuangkan sosialisme .

11) Ideologi Jerman : Karl Marx.

12)  geneologi kapitalisme : Dede Mulyanto.

13) Dascapital 1,2,3.

14) partai kiri luas atau partai revolusioner.

15) ekonomi revolusi :  Che Guevara

16) Sejarah gerakan mahasiswa Papua : teori dan praktek ,Yason ngelia .

17)  kitorang se ajang setengah binatang : Filep karma.

18) Papua bukan tanah kosong.

19)  manifesto komite nasional Papua .

20)  konsep dasar  kepemimpinan maotzung : Membangun China modern.

21.Buku Socratez Sofyan Yoman cetakan pertama sampai terakhir.

21.buku Benny Giyai 

22.Buku George J.Aditjondro

23.buku Natalius pigai

23.buku LSM/DAN ADVOKASI dari amnesty.



Tanah air ,17 Mei 2021.


Catatan perlu litrasi utk memahami dinamika perkembangan dunia,nasional dan situasi penjajahan west  Papua

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS SKRIPSI BESAR UNTUK MAHASISWA PAPUA

Doc:-Ilustrasi Sumber: pribadi TUGAS SKRIPSI BESAR UNTUK MAHASISWA PAPUA Pengertian umum mahasiswa mahasiswa terbentuk dari kata maha dan siswa. Asal kata maha berasal dari bahasa Sansekerta dengan arti , yaitu 'sangat', 'besar', atau 'mulia'. Sedangkan kata siswa — "orang yang sedang belajar atau sekolah" dengan demikian mahaiswa adalah seorang mulia, besar tahu karena ia adalah orang terpelajar. Menurut AGENT OF CHANGE Mahasiswa juga bertindak sebagai penggerak yang mengajak seluruh masyarakat untuk dapat bergerak dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi, dengan pertimbangan berbagai ilmu, gagasan, serta pengetahuan yang mereka miliki. Bukan waktunnya lagi sebagai mahasiswa hanya diam dan juga tidak peduli dengan permasalahan banggsa dan juga negarannya, karena dipundak merekalah (mahasiswa) titik kebangkitan suatu negara atau bangsa diletakan. Sementara menurut MORAL FORCE Mahasiswa memiliki tingkat pendidikan yang paling tinggi, ...

RILIS UPDATE TERKINI PENANGKAPAN 105 MAHASISWA MAHASISWI PAPUA DI POLDA METRO JAYA

 RILIS UPDATE TERKINI PENANGKAPAN 105 MAHASISWA MAHASISWI PAPUA DI POLDA METRO JAYA  Doc:AMP  Sumber:koran kejora  Jumat, 11 Maret 2022 Pukul 17.00 WIB  Sebanyak 105 Mahasiswa dan Mahasiswi Papua yang ditangkap dalam aksi Penolakan Daerah Otonomi Baru di depan Kemendagri, saat ini masih ditempatkan di Stadion Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Pukul 14:00 WIB, Kuasa Hukum pendamping mahasiswa mahasiswi Papua sudah bernegosiasi bersama aparat dan sepakat untuk mengambil pendataan saja. Tiba-tiba, terjadi  penangkapan salah satu mahasiswa Papua dengan kekerasan dilapangan stadion Polda Metro Jaya. Hal ini diprotes oleh mahasiswa mahasiswi Papua karena kesepakatan awal hanya pendataan namun diingkari oleh pihak kepolisian.  Kondisi di Polda saat ini hujan lebat dan karena ketiadaan tempat berteduh, maka mahasiswa dan mahasiswi Papua berada dalam kondisi kehujanan.  Pasca penangkapan diketahui ada 6 orang mahasiswa dan mahasiswi Papua yang mengalami k...

HUKUM INDONESIA TAK BERLAKU DI PAPUA

Hukum Indonesia Tak Berlaku Di Papua Doc: suara berengga agi               Bangsa adalah penjajah, bangsa tidak berdiri sendiri, bangsa berdiri karena tanah, hutan, dan manusia, namun secara objektif dan realita hari ini tidak ada apa-apanya di mata bangsa, manusia dicap sebagai binatang buas yang berkeliaran di bumi , hingga negara Indonesia dengan kekuatan militer menguasai setiap wilayah di seluruh tanah Papua. Tujuannya adalah untuk membuka diri terhadap imperialisme, kapitalisme, kolonialisme untuk menguasai sumber daya alam. Akibatnya rakyat bertindak untuk melindungi kekayaan alamnya, namun negara diperintahkan untuk mengintimidasi, mengkriminalisasi, menjajah, memenjarakan dan membunuh pasukan yang menentang sistem kolonial. Hal ini tidak adil karena setiap orang memiliki hak untuk menyatakan pendapatnya di depan umum, namun sampai saat ini undang-undang dasar 1945 pasal 28A - 28J Tetang Hak Asasi Manusia ( HAM ), itu sendiri tidak ...