Langsung ke konten utama

Mahasiswa Tolikara Sukses melaksanakan RAKER BPH Pusat dan Pelantikan Korwil Baru 2022-2023

 

Doc:Ketua (kiri) sendiri, wakil dari (kiri) tenggah
Sekertarias 1 dari (kiri) tengah,Bendahara 2 (kanan) sendiri,bendahara  1 tengah  dari (kanan) dan sekertaris  2 tengah dari (kanan)
Sumber: redaksi 

Mahasiswa  Tolikara yang  tergabung dalam organisasi  Ikatan  keluar  Besar  Pelajar  dan Mahasiswa  Pegunungan  Tolikara (IKB-PMPT)  Sukses melaksanakan  rapat Program Kerja (PROKER) badan Pengurus  Harian (BPH) PUSAT se-jawa dan bali,serta  PELANTIKAN  Korwil  Baru 2022-2023.(18/03/2022).

Kegiatan  Rapat kerja (Raker)  ini diawali  dengan  Ibadah  pembukaan  singkat,Pelantikan dan penetapan   tiga kordinator  wilayah  (korwil baru oleh senioritas yaitu, korwil  Salatiga - Purwokerto,korwil Bali,dan Korwil  Madura  serta Rekomendasi Kordinator  sementara di Jember.

acara selanjutnya BPH IKB PMPT se-jawa bali  ketua  Elianus  Enembe  periode  2022-2023, mempresentasikan visi  dan misi  dan proker dan juga diikuti  oleh devisi-devisi, yaitu  bidang  Olahraga, Rohani, Seni  budaya dan  Humas.

tema dalam kegiatan  diambil   "Dengan  adanya Raker  ini ,Mempersiapkan Generasi Tolikara yang  berkualitas dan siap  dipake".

Dalam beberapa  sambutan kesan dan pesan  mewakili  senioritas  IKB-PMPT se-Jawa  dan Bali, Usman  Weya S.Th mengatakan "saya memberikan  apresiasi kepada  adik-adik Panitia  yang  telah  menyukseskan    Kegiatan  raker ini, dan saya ucapkan  selamat  untuk  3 korwil  baru lantik dan selamat   bekerja.,(ucapnya).

Selanjutnya Usman  Weya juga berharap  dengan adanya  sarana  organisasi  ini adik-adik bisa memanfaatkan  untuk  belajar ,dan mempersiapkan  diri untuk  bisa menjadi  pemimpin  masa  yang datang di tolikara  nanti,(ujarnya).

kegiatan  ini ditutup  Makan bersama  dan photo bersama,pada pukul 14:30 wib setempat. [tutup Redaksi].

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) KK-Surabaya. Selasa, 25 Mei 2021

Pernyataan Sikap Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) KK-Surabaya. Selasa, 25 Mei 2021 Doc Dokumentasi AMP KK Surabaya Amolongo, Nimo, Koyao, Koha, Amakanie, Kinaonak, Nare, Yepmum, Dormum, Tabea Mufa, Walak, Foi Moi, Wainambe, Nayaklak  Waw.awawawawa...wa...wa...wa...wa! 1. Bebaskan Victor F. Yeimo, Ronald Levi, Kelvin Mondala dan seluruh tahanan politik Papua tanpa syarat. 2. Hentikan Kriminalisasi terhadap seluruh aktivis Papua. 3. Tarik Militer organik dan Non-organik dari seluruh tanah Papua. 4. Buka akses jurnalis di seluruh tanah Papua. 5. Mengutuk keras tindakan ormas reaksioner yang melakukan intimidasi dan teror terhadap mahasiswa Papua di Malang dan seluruh Indonesia 6. Segera cabut pelabelan teroris terhadap TNPB/OPM pada umumnya orang asli Papua (OAP). 7. Tolak Otonomi Khusus jilid 2  8. Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri, sebagai solusi demokratis bangsa Papua.

Kaum Buruh dan Muda, Derita Kita Sudah Seleher!

  Kaum Buruh dan Muda, Derita Kita Sudah Seleher ! “ Kerja sebagai pencipta nilai-guna, adalah prasyarat eksistensi manusia … sebuah kebutuhan alami yang abadi yang menjadi prantara metabolisme antara manusia dan alam.” (Karl Marx) Doc: Arah Juang “Kerja adalah aktivitas hidup kita yang utama. Sejak usia masih sangat muda, kita telah bersiap-siap untuk itu. Seluruh kegiatan bersekolah kita . untuk itu. Kita menghabiskan seluruh kehidupan aktif kita di dalamnya. Kerja adalah basis yang melandasi seluruh masyarakat. Tanpanya, tidak akan ada makanan, minuman, pakaian, rumah, sekolah, kebudayaan, maupun ilmu-pengetahuan. Dalam makna yang paling nyata, kerja adalah hidup itu sendiri. Merampas hak bekerja seseorang tidak hanya berarti merampas haknya untuk mendapat standar hidup minimum. Merampas hak bekerja seseorang sama saja dengan melucuti harga dirinya, memisahkannya dari masyarakat beradab, membuat hidupnya sia-sia dan tak bermakna. Ketiadaan lapangan kerja adalah kejahatan terhada...

HUKUM INDONESIA TAK BERLAKU DI PAPUA

Hukum Indonesia Tak Berlaku Di Papua Doc: suara berengga agi               Bangsa adalah penjajah, bangsa tidak berdiri sendiri, bangsa berdiri karena tanah, hutan, dan manusia, namun secara objektif dan realita hari ini tidak ada apa-apanya di mata bangsa, manusia dicap sebagai binatang buas yang berkeliaran di bumi , hingga negara Indonesia dengan kekuatan militer menguasai setiap wilayah di seluruh tanah Papua. Tujuannya adalah untuk membuka diri terhadap imperialisme, kapitalisme, kolonialisme untuk menguasai sumber daya alam. Akibatnya rakyat bertindak untuk melindungi kekayaan alamnya, namun negara diperintahkan untuk mengintimidasi, mengkriminalisasi, menjajah, memenjarakan dan membunuh pasukan yang menentang sistem kolonial. Hal ini tidak adil karena setiap orang memiliki hak untuk menyatakan pendapatnya di depan umum, namun sampai saat ini undang-undang dasar 1945 pasal 28A - 28J Tetang Hak Asasi Manusia ( HAM ), itu sendiri tidak ...

PERNYATAAN SIKAP PETISI RAKYAT PAPUA (PRP) DAN ALIANSI MAHASISWA PAPUA KOMITE KOTA JEMBER (AMP-KK JEMBER)

Gambar: dengan tuntutan aliansi mahasiswa papua kk jember   PERNYATAAN SIKAP PETISI RAKYAT PAPUA (PRP) DAN ALIANSI MAHASISWA PAPUA KOMITE KOTA JEMBER (AMP-KK JEMBER) TOLAK OTONOMI KHUSUS JILID II Lawan Rasisme, Bebaskan Viktor Yeimo dan Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri bagi Rakyat West Papua Salam pembebasan nasional Papua barat.  Amolongo, nimo, koyaoo, koha, kosa, amakanie, kinaonak, yepmum, Dortmund, tabea mufa, walak, foi moi, wainambei, nayaklak, wa wa wa Penangkapan terhadap Juru Bicara Petisi Rakyat Papua yang juga Juru Bicara Internasional Komite  Nasional Papua Barat (KNPB), Viktor F. Yeimo dengan dalil kasus Rasisme 2019 adalah  bukti Negara Indonesia kembali menghidupkan isu rasial di kalangan rakyat Papua dan rakyat Indonesia. Seperti yang diketahui bahwa kasus rasisme tersebut telah dijalani di hadapan hukum, setelah proses hukuman selama belasan bulan penjara. Putusan Majelis Hakim di Pangadilan Negeri Balik Papan, Kalimantan, kepada tujuh tahanan r...