Langsung ke konten utama

MENGAPA RAKYAT PAPUA BARAT INGIN MERDEKA DARI NEGARA INDONESIA?


Doc:KNPB holandia 
Sumber: arah juang


Penulis: 

Anggota Aliansi Mahasiswa Papua [AMP KK]  Jember

Yang harus ingat untuk Rakyat Papua dan Indonesia mungkin termasuk awam mengenai isu  perjuangan
Rakyat Papua barat.

Pertama-tama (prakarsa) membuka dan membebaskan diri dari belenggu penindasan yaitu pikiran penguasa (stigma seperti terorisme,KKB, separatis dll) terhadap perjuangan suci Bagi Rakyat Papua barat. Dengan kebebasan ini, maka saudara akan mengerti apa tujuan dari perjuangan bangsa Papua ?mengapa Papua ingin Merdeka?  Dll.

Ingat perjuangan bangsa Papua barat bukan lawan agama,suku, suadara,ras, atau suadara2 non-Papua.Namun perjuangan rakyat Papua barat adalah Menuntut Hak Penentuan Nasip Sendiri, Hak kedaulatan yang curi Oleh imperialisme barat dan Indonesia,[Indonesia] jadikan sebagai boneka, agar Papua barat dieksploitasi Oleh kapitalisme global dan lokal yang dikontrol  kekuatan utama militer, agar operasi perusahaan terus menerus melakukan.

Rakyat Papua barat melawan sistem negara Indonesia, yaitu kelas oligarki, oportunis,elite Borjuisi, penjabat serta semua aktor-aktor utama atas kasus konflik di Papua barat yaitu sejak Papua dianeksasi/integrasikan ke NKRI 1 Mei 1963 hingga detik ini, satu kasuspun tidak pernah diselesaikan (dituntaskan) sesuai jaminan hukum, terutama pelanggaran HAM sejak 19 Desember 1961 (Trikora) hingga kini .

Rakyat Papua barat lebih dari 2,1 JT orang Papua  dibunuh, diperkosa, oleh sistem negara Indonesia, yaitu melalui aparat keamanan gabungan TNI Polri, contoh kasus peristiwa Biak berdarah, Wamena berdarah, Abepura berdarah, nduga,puncak jaya,intan jaya dan beberapa wilayah Papua barat.

Melihat kondisi dan situasi di Papua yang penuh dengan berdarah-darah, air mata tangkisan,derita ini Negara benar-benar tidak mempedulikan atas Kris kemanusiaan.

Pejuang-pejuang  aktivis kemanusiaan, aktivis pro demokrasi,dan aktivitas kemerdekaan bangsa Papua barat, dikriminalisasi,direpresif, penangkapan sampai pembunuhan, contoh kasus pemimpin redaksi media Tabloid JUBI  tuan Victor Mambor  mobilnya dirusak Oleh OTK, dan terakhir Tn Victor Yeimo  ditangkap dan dipenjarakan dengan KHUP berlapis-lapis.Bila melihat gerakan Tn Victor Yeimo adalah murni melawan Rasisme yang terjadi pada 15-16 Agustus 2019 silam di Surabaya Jawa timur.

Di sini terjadi kejanggalan jaminan Hukum  yang keliru dan rasis, karena Tn Victor Yeimo Adalah bukan pelaku dan Korban Rasisme, Tn Victor Yeimo hanyalah protes Secara damai Lewat orasinya di depan gedung gubernur provinsi Papua .

Rakyat Papua barat murni memperjuangkan kemerdekaan bangsa tanah air pusaka Papua barat yang sudah merdeka Secara defakto dan de jure tepatnya 1 Desember 1961.

Rakyat Papua tidak pernah mintah bergabung dengan Indonesia, mintah otonomi khusus (Otsus), tidak pernah minta infrastruktur,uang dan aset-aset Negara.
Namun Rakyat hanyal minta hak kedaulatan atas politik, ekonomi, keamanan, sosok, budaya dll.

Sekali lagi rakyat Papua barat melawan sistem Negara, bukan lawan agama, suku, ras dan lain sebagainya.

Tulisan ini sekaligus tuntutan atas Nama Rakyat Papua barat.

  1. Berikan Hak Penentuan Nasip Sendiri Bagi bangsa west Papua sebagai solusi demokrasi
  2. Bebaskan Tn Victor Yeimo tanpa syarat
  3. Secara membuka ruang demokrasi seluruh wilayah PAPUA seluas-luasnya
  4. Secara membuka akses jurnalis internasional dan nasional di atas tanah air west Papua
  5. Tarik militer organik dan anorganik
  6. Tolak Otsus jilid II
  7. Tutup PT Freeport,dan seluruh perusahaan multinasional dan nasional di atas tanah air west Papua
  8. Tuntaskan kasus seluruh pelanggaran HAM berat Indonesia diatas Tanah Papua dan tutup dan batalkan PON XVIII Papua.
Demikian atas perhatian dan kerjasamanya
Tuhan Yesus memberkati.

Jember, 1 September 2021


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pernyataan Sikap Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) KK-Surabaya. Selasa, 25 Mei 2021

Pernyataan Sikap Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) KK-Surabaya. Selasa, 25 Mei 2021 Doc Dokumentasi AMP KK Surabaya Amolongo, Nimo, Koyao, Koha, Amakanie, Kinaonak, Nare, Yepmum, Dormum, Tabea Mufa, Walak, Foi Moi, Wainambe, Nayaklak  Waw.awawawawa...wa...wa...wa...wa! 1. Bebaskan Victor F. Yeimo, Ronald Levi, Kelvin Mondala dan seluruh tahanan politik Papua tanpa syarat. 2. Hentikan Kriminalisasi terhadap seluruh aktivis Papua. 3. Tarik Militer organik dan Non-organik dari seluruh tanah Papua. 4. Buka akses jurnalis di seluruh tanah Papua. 5. Mengutuk keras tindakan ormas reaksioner yang melakukan intimidasi dan teror terhadap mahasiswa Papua di Malang dan seluruh Indonesia 6. Segera cabut pelabelan teroris terhadap TNPB/OPM pada umumnya orang asli Papua (OAP). 7. Tolak Otonomi Khusus jilid 2  8. Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri, sebagai solusi demokratis bangsa Papua.

Kaum Buruh dan Muda, Derita Kita Sudah Seleher!

  Kaum Buruh dan Muda, Derita Kita Sudah Seleher ! “ Kerja sebagai pencipta nilai-guna, adalah prasyarat eksistensi manusia … sebuah kebutuhan alami yang abadi yang menjadi prantara metabolisme antara manusia dan alam.” (Karl Marx) Doc: Arah Juang “Kerja adalah aktivitas hidup kita yang utama. Sejak usia masih sangat muda, kita telah bersiap-siap untuk itu. Seluruh kegiatan bersekolah kita . untuk itu. Kita menghabiskan seluruh kehidupan aktif kita di dalamnya. Kerja adalah basis yang melandasi seluruh masyarakat. Tanpanya, tidak akan ada makanan, minuman, pakaian, rumah, sekolah, kebudayaan, maupun ilmu-pengetahuan. Dalam makna yang paling nyata, kerja adalah hidup itu sendiri. Merampas hak bekerja seseorang tidak hanya berarti merampas haknya untuk mendapat standar hidup minimum. Merampas hak bekerja seseorang sama saja dengan melucuti harga dirinya, memisahkannya dari masyarakat beradab, membuat hidupnya sia-sia dan tak bermakna. Ketiadaan lapangan kerja adalah kejahatan terhada...

HUKUM INDONESIA TAK BERLAKU DI PAPUA

Hukum Indonesia Tak Berlaku Di Papua Doc: suara berengga agi               Bangsa adalah penjajah, bangsa tidak berdiri sendiri, bangsa berdiri karena tanah, hutan, dan manusia, namun secara objektif dan realita hari ini tidak ada apa-apanya di mata bangsa, manusia dicap sebagai binatang buas yang berkeliaran di bumi , hingga negara Indonesia dengan kekuatan militer menguasai setiap wilayah di seluruh tanah Papua. Tujuannya adalah untuk membuka diri terhadap imperialisme, kapitalisme, kolonialisme untuk menguasai sumber daya alam. Akibatnya rakyat bertindak untuk melindungi kekayaan alamnya, namun negara diperintahkan untuk mengintimidasi, mengkriminalisasi, menjajah, memenjarakan dan membunuh pasukan yang menentang sistem kolonial. Hal ini tidak adil karena setiap orang memiliki hak untuk menyatakan pendapatnya di depan umum, namun sampai saat ini undang-undang dasar 1945 pasal 28A - 28J Tetang Hak Asasi Manusia ( HAM ), itu sendiri tidak ...

PERNYATAAN SIKAP PETISI RAKYAT PAPUA (PRP) DAN ALIANSI MAHASISWA PAPUA KOMITE KOTA JEMBER (AMP-KK JEMBER)

Gambar: dengan tuntutan aliansi mahasiswa papua kk jember   PERNYATAAN SIKAP PETISI RAKYAT PAPUA (PRP) DAN ALIANSI MAHASISWA PAPUA KOMITE KOTA JEMBER (AMP-KK JEMBER) TOLAK OTONOMI KHUSUS JILID II Lawan Rasisme, Bebaskan Viktor Yeimo dan Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri bagi Rakyat West Papua Salam pembebasan nasional Papua barat.  Amolongo, nimo, koyaoo, koha, kosa, amakanie, kinaonak, yepmum, Dortmund, tabea mufa, walak, foi moi, wainambei, nayaklak, wa wa wa Penangkapan terhadap Juru Bicara Petisi Rakyat Papua yang juga Juru Bicara Internasional Komite  Nasional Papua Barat (KNPB), Viktor F. Yeimo dengan dalil kasus Rasisme 2019 adalah  bukti Negara Indonesia kembali menghidupkan isu rasial di kalangan rakyat Papua dan rakyat Indonesia. Seperti yang diketahui bahwa kasus rasisme tersebut telah dijalani di hadapan hukum, setelah proses hukuman selama belasan bulan penjara. Putusan Majelis Hakim di Pangadilan Negeri Balik Papan, Kalimantan, kepada tujuh tahanan r...