Langsung ke konten utama

Polresta Jayapura Larang Aksi 10/05/22 ,Inilah Balasan Jefri Wenda


Doc:jefri  Wenda
Juru bicara PRP 

Sikapi Polri jayapura  terkait Aksi demo 10 mei 2022,Pihak polri jayapuara , AKBP Frederickus W.A Maclarimboen S.IK., MH, melalui humas Kapolres Jayapura Mengatakan” Polrestas Jayapura tidak mengizinkan kegiatan aksi demo tersebut,jangan mudah terhasut,dan jangan menganggu,merusak nilai”.tulisan larang ini disebarkan oleh intelejen di media sosial”.

Rencana Petisi  Rakyat Papua  (PRP)  aksi  serentak  secara nasional pada  tanggal  10 mei  2022  dengan tuntutan  "Cabut Otonomi Khusus Jilid  2,Tolak Daerah  Otonomi Baru (DOB) Dan Berikan Hak Menentukan Nasib Sendiri Bagi Bangsa West Papua"itu dibalas dengan poster oleh humas kapolresta jayapura  di sebarluaskan oleh intelejen dan bazzer propaganda.

Hal ini ketua penanggunjawab aksi PRP Jefri Wenda membalas melalui  akun halaman facebooknya mengatakan bahwa ” Kepada Saudara AKBP Frederickus W.A Maclarimboen S.IK., MH, melalui humas Kapolres Jayapura Sudah kewajiban kami memberitahukan rencana aksi kami kepada institusi kepolisian di Papua sesuai dengan peraturan yang berlaku. Itulah sebabnya surat pemberitahuan Aksi Nasional 10 Mei kami layangkan kepada Anda sesuai dengan tata cara yang tepat.(jelasnya).”

“Secara lisan juga kami telah sampaikan  dihadapkan Kapolda Papua, DPR-P dan dihadapan massa aksi pada 1 April 2022 lalu di lingkaran, Abepura, bahwa kami akan menyerahkan aspirasi kepada DPR-P bukan dijalan-jalan, tetapi di Kantor.Pak, tidak sepantasnya Anda mengeluarkan sikap Polri terkait aksi 10 Mei yang akan kami lakukan di Jayapura. Anda bukan Juru bicara presiden atau perwakilan pemerintah yang bertugas di Papua sehinga Anda mengeluarkan pernyataan yang bermuatan politik.(Tegasnya). 

Jefri wenda juga mengingkatkan bahwa “Ingat Pak, Anda hanya Polisi, bukan politisir yang kewenagannya juga diatur dalam UUD. Sesuai Pasal 13 Tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah: a. memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat; b. menegakkan hukum; dan c. memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, saya kira anda pahamin ini. 

Sehingga pihak kepolisian sebagai pemegang otoritas wajib menghormati, menghargai dan menjamin Hak politik kami sebagai bentuk pengimplementasian pasal 13 UUD no 2 tahun 2002 tentang kepolisian republik Indonesia.(ujar). 

Lanjutnya “Jangan membunuh Demokrasi dengan dalil apapun. Izin dan pemberitahuan itu beda. Izin berarti ada kewenagan "Approval" atau menerima, bisa ya atau tidak. Makna pemberitahuan bukan izin. Kebebasan berpendapat sdh menjadi hak masyarakat yang diatur dalam konstitusi sehingga polisi tidak punya alasan untuk MENGOMENTARI, MENOLAK atau MENYETUJUI. Tugas kepolisi wajib menyediakan keamanan bagi kami yang akan melakukan aksi Pada tanggal 10 Mei”tegasnya Jefri Wenda”.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS SKRIPSI BESAR UNTUK MAHASISWA PAPUA

Doc:-Ilustrasi Sumber: pribadi TUGAS SKRIPSI BESAR UNTUK MAHASISWA PAPUA Pengertian umum mahasiswa mahasiswa terbentuk dari kata maha dan siswa. Asal kata maha berasal dari bahasa Sansekerta dengan arti , yaitu 'sangat', 'besar', atau 'mulia'. Sedangkan kata siswa — "orang yang sedang belajar atau sekolah" dengan demikian mahaiswa adalah seorang mulia, besar tahu karena ia adalah orang terpelajar. Menurut AGENT OF CHANGE Mahasiswa juga bertindak sebagai penggerak yang mengajak seluruh masyarakat untuk dapat bergerak dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi, dengan pertimbangan berbagai ilmu, gagasan, serta pengetahuan yang mereka miliki. Bukan waktunnya lagi sebagai mahasiswa hanya diam dan juga tidak peduli dengan permasalahan banggsa dan juga negarannya, karena dipundak merekalah (mahasiswa) titik kebangkitan suatu negara atau bangsa diletakan. Sementara menurut MORAL FORCE Mahasiswa memiliki tingkat pendidikan yang paling tinggi, ...

Daftar Judul Buku Yang Harus Baca Oleh Semua Aktivis Mahasiswa Papua

  Doc Pdt.Dr.Benny Giyai Daftar judul buku buku yg wajib baca oleh semua  aktivis yaitu : 1) Aksi massa ; Tan Malaka. 2) Strategi gerilyawan : Che Guevara. 3) Pendidikan kaum tertindas : Paulo Ferreira. 4) Rosa Luxemburg demokrasi dan sosialisme : Dede Mulyanto. 5) Revolusi Catalonia. 6) Gerakan Rakyat Mozambik :  7) Manifesto komunis : Karl Marx. 8) Negara dan bangsa : Lenin. 9) Tesis organisasi : Lenin. 10) apa yg di perjuangkan sosialisme . 11) Ideologi Jerman : Karl Marx. 12)  geneologi kapitalisme : Dede Mulyanto. 13) Dascapital 1,2,3. 14) partai kiri luas atau partai revolusioner. 15) ekonomi revolusi :  Che Guevara 16) Sejarah gerakan mahasiswa Papua : teori dan praktek ,Yason ngelia . 17)  kitorang se ajang setengah binatang : Filep karma. 18) Papua bukan tanah kosong. 19)  manifesto komite nasional Papua . 20)  konsep dasar  kepemimpinan maotzung : Membangun China modern. 21.Buku Socratez Sofyan Yoman cetakan pertama sampai terakhir....

RILIS UPDATE TERKINI PENANGKAPAN 105 MAHASISWA MAHASISWI PAPUA DI POLDA METRO JAYA

 RILIS UPDATE TERKINI PENANGKAPAN 105 MAHASISWA MAHASISWI PAPUA DI POLDA METRO JAYA  Doc:AMP  Sumber:koran kejora  Jumat, 11 Maret 2022 Pukul 17.00 WIB  Sebanyak 105 Mahasiswa dan Mahasiswi Papua yang ditangkap dalam aksi Penolakan Daerah Otonomi Baru di depan Kemendagri, saat ini masih ditempatkan di Stadion Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Pukul 14:00 WIB, Kuasa Hukum pendamping mahasiswa mahasiswi Papua sudah bernegosiasi bersama aparat dan sepakat untuk mengambil pendataan saja. Tiba-tiba, terjadi  penangkapan salah satu mahasiswa Papua dengan kekerasan dilapangan stadion Polda Metro Jaya. Hal ini diprotes oleh mahasiswa mahasiswi Papua karena kesepakatan awal hanya pendataan namun diingkari oleh pihak kepolisian.  Kondisi di Polda saat ini hujan lebat dan karena ketiadaan tempat berteduh, maka mahasiswa dan mahasiswi Papua berada dalam kondisi kehujanan.  Pasca penangkapan diketahui ada 6 orang mahasiswa dan mahasiswi Papua yang mengalami k...

HUKUM INDONESIA TAK BERLAKU DI PAPUA

Hukum Indonesia Tak Berlaku Di Papua Doc: suara berengga agi               Bangsa adalah penjajah, bangsa tidak berdiri sendiri, bangsa berdiri karena tanah, hutan, dan manusia, namun secara objektif dan realita hari ini tidak ada apa-apanya di mata bangsa, manusia dicap sebagai binatang buas yang berkeliaran di bumi , hingga negara Indonesia dengan kekuatan militer menguasai setiap wilayah di seluruh tanah Papua. Tujuannya adalah untuk membuka diri terhadap imperialisme, kapitalisme, kolonialisme untuk menguasai sumber daya alam. Akibatnya rakyat bertindak untuk melindungi kekayaan alamnya, namun negara diperintahkan untuk mengintimidasi, mengkriminalisasi, menjajah, memenjarakan dan membunuh pasukan yang menentang sistem kolonial. Hal ini tidak adil karena setiap orang memiliki hak untuk menyatakan pendapatnya di depan umum, namun sampai saat ini undang-undang dasar 1945 pasal 28A - 28J Tetang Hak Asasi Manusia ( HAM ), itu sendiri tidak ...